Untuk penggunaan akkusativ dan dativ terhadap personal pronoun adalah:
Person.Pron.-Akkusativ-Dativ
ich - mich - mir (saya)
du - dich -dir (kamu)
er - ihn -ihm (dia laki laki/jantan)
sie - sie - ihr (dia perempuan/betina)
es - es - ihm (kt ganti untuk ketiga tunggal bergender netral)
wir -uns- uns (kami)
ihr - euch - euch (kalian)
sie - sie - ihnen (mereka)
Perlu
diingat dalam Deutsch, kata ganti lebih mementingkan gendernya. Kalo
dalam English, kata ganti untuk benda atau binatang biasa digunakan
"it", maka di sini, binatang atau benda bisa dilukiskan dengan "er" atau
"sie".
z.B (zum Beispiel/contoh):
ich habeein Hund. Der ist 2 Jahre alt. (Saya memiliki seekor anjing. Dia berumur 2 tahun). Der Hund beisst ein Mann atau bisa juga dibilang Er beisst ihn.
ich kaufe meinem Sohn ein Buch. Bisa juga dibilang: ich kaufe ihm ein Buch.
Kata ihm adalah pengganti untuk "meinem Sohn" yang berfungsi sebagai dativ.
Der Polizist gibt der Frau einen Strafzettel. Atau: Er gibt ihr einen Strafzettel.
(Pak Polisi memberi surat tilang kepada seorang wanita)
Mein Bruder sucht seine Brille. (Saudaraku mencari kacamatanya).
Ohne siekann er nicht gut sehen (tanpanya, dia tidak dapat melihat dengan jelas).
Brille bersifat feminin dan karenanya bisa diganti dengan sie (feminin/akkusativ) sesuai tabel di sini.
Akkusativ und Dativ
Bahasa Jerman juga menggunakan artikel
untuk kata benda. Kalau dlm English ada kata the (definite article) dan
a/an (indefinite), maka dlm Deutsch, artikel mengikuti gender dari noun.
Definite article adalah der (maskulin), die (feminin) dan das (netral), sementara untuk indefinite adalah ein (maskulin), eine (feminin) dan ein (netral).
Jadi, das Auto itu beda dengan ein Auto. die Lehrerin (guru perempuan) beda dengan eine Lehrerin.
das Auto menunjuk kepada sebuah mobil tertentu, sementara ein Auto tidak terdefinisikan. Maksudnya, bisa mobil apa saja.
Kembali ke subject di atas, akkusativ itu adalah direct object sementara dativ adalah indirect object.
zum Beispiel (contoh):
ich schreibe einen Brief. (ikh syreibe ainen Brif).
Saya menulis sebuah surat.
Brief
di atas adalah akkusativ dan maskulin. Jika disebut sendiri, kita cukup
menulis dengan ein Brief. Tapi karena dia sudah tergabung di dalam
kalimat dan menjadi objekt langsung (Apa yang saya tulis? sebuah surat),
maka artikel ein berubah menjadi einen.
ich lese ein Buch (saya membaca sebuah buku).
Buku, -das Buch- adalah netral.
Kalau kalimatnya berubah menjadi:
ich schreibe meinem Mutter einen Brief. (saya menulis surat untuk ibu saya)
Kata Mutter di atas (feminin) adalah Dativ. Biasanya, kalau disebut tersendiri, cukup ditulis dengan meine Mutter (ibuku). Tapi karena dia adalah objek tidak langsung, maka disebut meinem Mutter.
Bedakan dengan: "ich sehe meine Mutter" (saya melihat ibu saya), di mana Mutter berfungsi sebagai akkusativ.
Lengkapnya, penggunaan artikel dalam akkusativ dan dativ adalah sbb:
Definite Article Maskulin - Netral - Feminin
Nominativ: der - das - die
Akkusativ: den - das - die
Dativ: dem - dem - der
Indefinite Article
Nominativ: ein - ein - eine
Akkusativ: einen - ein - eine
Dativ: einem - einem - einer
4. Wie? ~ Bagaimana?
- Wie lange : Wie lange dauert der Film? 2 Stunden (Berapa lamafilm berjalan?2jam)
- Wie oft : Wie oft spielst du Badminton? 2 mal pro woche (Seberapa seringkamu bermainbulu tangkis? 2hari seminggu)
- Wie viel : Wie viel kostet ein stuck kuchen? 1 Euro (Berapa sepotong kue? 1 Euro)
Wie viele stühle sind in der Klasse? 40 Stuhle (Berapa banyakkursidalamkelas?40Kursi)
5. Wann ~ Kapan?
- Wann hast du mathemathik? am Samstag (Kapan kamu mendapat matematika? sabtu)
Meski tidak bisa berbahasa Jerman, setidaknya banyak orang yang tahu
arti kalimat tersebut di atas. kalimat dalam bahasa
Jerman yang paling awal saya tahu "ich liebe dich"
Yang
perlu selalu diingat adalah, bahwa semua kata benda dalam bahasa Jerman
dimulai dengan huruf besar terlepas dari posisinya dalam sebuah
kalimat. Jadi kalau ditulis dengan L besar, Liebe berarti cinta, sementara dengan huruf l kecil, liebe berarti mencintai yang berasal dari stamm kata lieben (mencintai). Lalu berubah menjadi liebe karena mengikuti subjek ich. Jadi urutannya adalah: ich (saya) liebe du (kamu) liebst er/sie/es (he/she/it) liebt wir (kami) lieben ihr (kalian) liebt sie (mereka) lieben.
Sementara untuk dich merupakan perubahan personal pronouns dalam bentuk akkusative. Jika dalam bahasa Inggris, I bisa berubah menjadi me, atau he/she menjadi him/her,
maka dalam bahasa jerman berlaku pula aturan serupa meskipun lebih
rumit. Selain nominative (ich, du, er, sie, uzw), ada yang disebut
akkusative, dativ dan genitive.
Kali ini, kita hanya akan melihatnya dalam bentuk akkusativ:
ich menjadi mich du menjadi dich er, sie, es menjadi ihn, sie, es (yup, hanya er yang berubah). wir menjadi uns ihr menjadi euch sie menjadi sie (alias tidak berubah).
Jadi kata liebe di atas bisa divariasikan sebagai berikut:
ich liebe dich: saya mencintai kamu du liebst mich: kamu mencintai aku liebst du mich?:(apakah) kamu mencintaiku? er liebt sie: he loves her sie liebt ihn: she loves him
Kalau anda bingung kapan sie berarti she dan kapan berarti mereka, perhatikan kata kerja yang mengikuti. Jika ditulis "sie liebt..." maka itu berarti "she loves.." sementara jika ditulis "sielieben.." maka itu berarti "they love.."
Karl wohnt in Berlin. Er ist Deutscher. Er spricht Deutsch.
Nadine wohnt in Graz. Sie ist Österreicherin. Sie spricht Deutsch.
Roger wohnt in Genf. Er ist Schweizer. Er spricht Französisch und Deutsch.
Wo wohnen Sie? Ich wohne in Jakarta
Welche Nationalität haben Sie? Ich bin Indonesier/Indonesierin.
Welche Sprache sprechen Sie? Ich spreche indonesisch.
Dalam bahasa Jerman, Nama negara, penduduk laki laki atau perempuan dan bahasa yang digunakan mempunyai „istilah“ masing masing.
Jika kita berkata Deutschland, berarti kita sedang membicarakan negara Jerman.
Deutsch adalah bahasanya sementara penduduk laki laki disebut deutscher sementara yang perempuan disebutdeutscherin.
Berikut beberapa contoh:
Lihat sesuai dengan warna yang diberi
Dengan
memperhatikan pola di atas, anda akan dapat mengenali dengan mudah
penyebutan untuk negara2 berikutnya. Misalnya saja untuk bahasa, selalu
berakhiran „sch“, seperti Thailandisch, Chinesisch, Arabisch, dsb. Sementara untuk penduduknya yang laki laki umumnya berakhiran „er“ (Italiener, Japaner, Engländer) sementara yang perempuan umumnya berakhiran „in“ (Italienerin, Japanerin, Engländerin).
Sedikit penjelasan untuk contoh kalimat di atas:
Karl wohnt in Berlin. Er ist Deutscher. Er spricht Deutsch.
Dibacanya ~> (Karl vont in Berlin. Er ist Doitsyer. Er sprikht Doitsy).
Karl adalah subjek pronoun ketiga tunggal. Oleh karenanya kata infinitive „wohnen“ yang berarti tinggal atau menetap berubah menjadi wohnt.
(ich wohne, du wohnst, er wohnt).
Hal yang sama berlaku untuk „spricht“ yang berasal dari „sprechen“ yang berarti berbicara, berbahasa (ich spreche, du sprichst, er spricht, wir sprechen).
Satu lagi, karena huruf Ä berbunyi „e“ dan Y cenderung berbunyi „u“ maka kata Ägypten dibaca egupten.
Keduanya merupakan kata kerja yang paling sering digunakan dalam bahasa Jerman. Haben (to have) and sein (to be) juga merupakan salah satu kata kerja yang paling tua dalam literatur bahasa Jerman.
Berikut konjugasinya dalam bentuk present tense:
haben
ich habe ~> ich habe eine schwarze Augen (saya memiliki mata (yang) hitam)
du hast ~> du hast einen roten Wagen (kamu memiliki/mempunyai mobil merah)
er/sie/es hat ~> sie hat blaue Augen (dia memiliki mata biru)
wir haben ~> wir haben kein Geld (kami tidak punya uang)
ihr habt ~> ihr habt keine Chance (kalian tidak punya kesempatan)
sie haben ~> sie haben eine tolle Idee (mereka memiliki ide yang baik).
sein
ichbin ~> ich bin ein Student (saya seorang pelajar)
du bist ~> du bist meine Liebe (kamu adalah kekasihku)
Er/sie/es ist ~> er ist ein netter Kerl (dia adalah pria yang baik )
Ihr seid ~> ihr seid unsere Freunde (kalian adalah teman kami).
sie sind ~> sie sind unsere Freunde.
Ungkapan: i am hungry, dalam bahasa jerman bisa disebut „ich habe Hunger“ atau "ich bin hungrig".
Info: Dalam bentuk past atau perfect, kedua verb ini sangat penting.
Contoh:
Ich habe dich angerufen ( I have called you)
Wo bist du gewesen? ( where have you been).
Der Buchstabe atau huruf dalam bahasa Jerman mempunyai pelafalan
(Aussprache) yang mirip dengan yang kita gunakan dalam bahasa Indonesia,
kecuali untuk beberapa huruf tertentu dan juga huruf huruf "umlaut"
(titik dua di atas huruf) seperti ä, ö, ataupun ü.
Huruf2 yang lafalnya persis sama dengan bahasa kita antara lain:
A, B, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, R, T, U.
Sisanya dilafalkan sbb:
C dibaca "se" (seperti se dalam kata nasehat).
J dibaca "yot", dalam kata berbunyi seperti huruf "Y".
Q dibaca "qu".
S dibaca "ez", dalam kata berbunyi seperti huruf "Z".
V dibaca "fao", dalam kata tetap berbunyi "F".
W dibaca "ve"..
X dibaca "ix".
Y dibaca "upsilon", dalam kalimat cenderung berbunyi sama.
Z dibaca "tset". Kata Polizei (polisi) dibaca po-lit-sai, Z adalah gabungan t dan s (ts).
Selain itu, ada juga diphtong dalam bahasa Jerman:
ei dibaca ai. Nein (tidak) dibaca nain.
eu dibaca oi, neu (baru) dibaca noi.
ae atau ä dibaca e, seperti kata der Präsident.
Bahasa Jerman juga memiliki ä, ö, dan ü yang disebut Umläute (baca: Um-loi-te). Hürufä dibaca sepertie dalam kata binatang bebek, sementara ö dan ümasing-masing dibaca oe dan ue.
Ligatur ß alias Eszett, boleh ditulis sebagai ss
Khusus untuk huruf2 umlaut, membutuhkan latihan khusus untuk melafalkannya.
Ü cara pelafalannya seperti jika anda menyebut u dan e secara pergantian dengan cepat.
u..e..u..e..u..e..u..e..u..e
Ö cara pelafalannya seperti jika anda menyebut o dan e secara bergantian dengan cepat.
o..e..o..e..o..e..o..e..o..e...
Berikut ini contoh pelafalan beberapa kata dalam bahasa Jerman:
das Haus (rumah); dibaca sama, das haus.
der Vater (ayah); dibaca sama.
das Jahr (tahun); das Yaar.
langsam (pelan); lang-zam.
gleich (sama, serupa, sebentar);glaih dengan bunyi h yg jelas.
die Leute (orang2, people dlm english); di loite.
die Woche (minggu, week dlm english); di vo he.
BMW, dibaca be-em-fe.
VW (volkswagen) dibaca fao-ve.
Siemens dibaca zi mens.
Contoh kalimat:
ich komme aus Indonesien (saya berasal dari Indonesia).
(ih kome aus indonesien).
Paula wohnt in Jakarta (Paula tinggal di Jakarta).
(Paula vont in jakarta).
Am Wochenende spiele ich Fußball. (Saya bermain bola pada akhir pekan).
(am vohen -ende spiile ih fus-bal).
ich lerne gerade Deutsch (Saya sedang belajar bahasa Jerman).
(ih lerne gerade doitsy).